Asuransi Life Indonesia: Mengenal Lebih dalam Lagi Seputar Polis dalam Asuransi Jiwa

Allianz merupakan salah perusahaan asuransi yang memberikan tagline Cintai Keluarga, Cintai Bumi yang memberikan bentuk cinta untuk keluarga dalam memberikan proteksi jiwa serta menjaga keberlangsungan hidup generasi selanjutnya. Allianz kini menggunakan e-policy dimana polis digital akan di konversikan dalam penanaman satu pohon mangrove. Dengan adanya e-policy maka perusahaan tidak perlu menerbitkan polis dalam bentuk kertas sehingga akan mengurangi biaya operasional dalam hal mencetak dan mengirim polis offline. Asuransi life Indonesia perlu mengetahui hal-hal dalam polis walaupun dilakukan secara digital bukan melalui hardcopy yang membutuhkan waktu lama dalam melakukan klaim.

Berikut adalah hal yang perlu diketahui dalam polis:

• Polis dipelajari dalam 14 sejak tanggal diterbitkannya polis dengan waktu ini maka nasabah perlu memahami seluruhnya dengan hati-hati dan mengetahui isi polis sudah memenuhi harapan yang diinginkan.
• Lakukan pengecekan data polis secara finansial dan non finansial karena hal ini akan berpengaruh dengan klaim, mulai dari nama pemegang polis, nama tertanggung, alamat, nomor telepon, email, alamat korespondensi, nama bank dan pemilik rekening, NPWP, tempat dan tanggal lahir.
• Lakukan pengecekan terhadap manfaat yang akan diterima, mulai dari uang pertanggungan dibayarkan 100% akan tercantum, masa pertanggungan berlaku, pelaporan meninggal paling lama 14×24 jam setelah kejadian, manfaat diterima jika melengkapi berbagai dokumen yang dibutuhkan.

Selain itu, sebagai pemegang polis maka perlu memperhatikan besaran premi yang akan disetor kepada pihak asuransi sesuai dengan jenis asuransi yang digunakan, uang pertanggungan, jenis kelamin, usia maupun gaya hidup. Jika premi telat dibayarkan maka akan mendapatkan perlindungan dari asuransi namun biasanya grace period berlaku dalam 1 bulan sehingga polis asuransi menjadi lapse dimana perlindungan tidak dapat diaktifkan. Sebagai pemegang polis juga perlu mengetahui pengecualian dalam asuransi seperti meninggal karena hukuman mati, melakukan tindakan kejahatan, mengonsumsi obat terlarang dan mengalami gangguan mental.

Berikut adalah perbedaan asuransi jiwa tradisional dan unit link:

• Premi yang dibayarkan untuk asuransi tradisional lebih murah karena menyediakan perlindungan dengan uang pertanggungan tanpa nilai tunai, sedangkan unit link lebih tinggi dengan uang pertanggungan dan manfaat nilai tunai.
• Dalam asuransi tradisional semakin banyak manfaat maka semakin kurangnya uang pertanggungan sedangkan unit link memberikan uang pertanggungan dan manfaat lainnya dalam nilai tunai.
• Asuransi tradisional untuk usia hingga 65 tahun atau 70 tahun dan unit link untuk 100 atau 99 tahun.

Asuransi life Indonesia tradisional memiliki istilah cuti premi dimana pembayaran premi tidak lakukan tanpa lapse sedangkan unit link memberlakukan cuti premi jika nasabah telah pensiun. Asuransi tradisional memiliki periode pembayaran 1 bulan, 3 bulan maupun 1 tahun sedangkan unit link dibayarkan dengan semesteran ataupun tahunan. Keduanya memiliki kelebihan tergantung dari kebutuhan nasabah dan uang pertanggungan yang diinginkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *